Teknologi
web 2.0 (Teknologi web Dinamis) yang melibatkan PHP dan MySQL
Web
merupakan salah satu fasilitas di internet. Web sendiri merupakan kumpulan
dokumen-dokumen multimedia yang saling terhubung satu sama lain yang
menggunakan protokol HTTP dan untuk mengaksesnya menggunakan “browser”. browser
merupakan perangkat lunak untuk menampilkan halaman-halaman web dalam format
HTML. contoh browser/ web browser diantaranya adalah: internet explorer, mozilla
firefox, opera, safari.
secara
umum web dapat dibagi menjadi 2 kategori, yaitu web dinamis dan web statis.
Perbedaan keduanya dapat dilihat dari isi/ “content” jenis web tersebut. web
dinamis adalah jenis web yang isinya selalu berubah-ubah/ uptodate. contoh web
dinamis adalah web berita, web perdagangan (e-commerce), sedangkan web statis
merupakan jenis web yang isinya tidak berubah-ubah biasanya web jenis ini
dibuat menggunakan teknologi HTML yang isinya tidak dapat dirubah kecuali
dengan cara merubah langsung isinya dari file aslinya (*.html).
Menurut Pressman (2010,
p8) Aplikasi web yang disebut "webapps," adalah
kategori perangkat lunak jaringan-sentris yang mencakup beragam aplikasi. Dalam
bentuknya yang paling sederhana, webapps dapat menjadi link hypertext
informatif yang menggunakan teks dan grafis yang terbatas. Namun, dengan
munculnya Web 2.0, webapps berkembang menjadi lingkungan
komputasi canggih yang tidak hanya menyediakan fitur stand-alone
(berdiri sendiri), fungsi komputasi, dan konten kepada pengguna akhir, tetapi
juga terintegrasi dengan database perusahaan dan aplikasi bisnis.
Inovasi dalam dunia web
semakin
hari kian
mengalami
perkembangan yang berarti, ini dibuktikan dengan adanya Teknologi Web 2.0 yang dikembangkan sekitar tahun 2004. Web 2.0 dapat
memberikan tampilan yang tidak lagi statis yang dibalut dengan tata letak yang
artistik, informasi disampaikan secara dinamis. Konten-konten dalam web 2.0
akan lebih artistik dan menarik karena tidak hanya teks tapi berupa berkas
multimedia seperti audio dan video.
Seperti yang
disampaikan diatas bahwa web 2.0 merupakan web dinamis sehingga penguna tidak
hanya disuapi oleh web tersebut melainkan dapat memberikan umpan balik dari
konten yang disajikan. Inilah yang membedakan antara teknologi web 1.0 dengan
2.0.
Ada tiga ciri yang mencolok dari teknologi web 2.0,
diantaranya adalah share, collaborate dan exploit. Di era Web
2.0 sekarang, penggunaan web untuk berbagi, pertemanan, kolaborasi menjadi
sesuatu yang penting. Web 2.0 hadir seiring maraknya pengguna blog, Friendster,
Myspace, Youtube dan Fickr. Jadi disini kehidupan sosial di dunia maya
benar-benar terasa.
Sebenarnya
belum ada definisi baku dari web 2.0, namun beberapa praktisi internet
menyederhanakannya Web 2.0 adalah sebuah aplikasi berbasis web (web base) yang
memungkinkan penggunanya untuk merancang dan mengatur sebuah website meskipun
dengan pengalaman pemograman yang masih sangat minim.
Dari
pengertian diatas dapat ditarik informasi bahwa pengguna akan dapat membuat
sebuah website dengan tanpa kemampuan pemrogramman yang baik hal ini jauh
berbeda dengan sistem pemrogramman yang dulu yang membutuhkan keterampilan
bahasa pemrogramman yang baik yang menurut masyarakat dianggap ‘susah’.
Ada pula
pihak lain yang mendefinisika web 2.0 yang cenderung menekankan pada social
network atau jalinan sosial antara penggunanya seperti yang telah kita
lihat selama ini dalam dunia Blog. Hal ini sesuai dengan tiga ciri web 2.0 yang sudah disampaikan diatas.
lihat selama ini dalam dunia Blog. Hal ini sesuai dengan tiga ciri web 2.0 yang sudah disampaikan diatas.
Namun kedua definisi diatas sudah cukup untuk mengartikan
bahwa yang disebut web 2.0 adalah sebuah aplikasi web base yang memungkinkan
internet user untuk merancang dan membangun sebuah halaman website tanpa harus
terlebih dahulu bahasa pemograman yang rumit, serta munculnya interaksi dua
arah antar user dan penyedia layanan.
“Web
2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan
internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Salah satu
aturan terutama
adalah: Membangun aplikasi
yang mengeksploitasi
efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut”
• CSS (Cascading Style Sheet) untuk bahan isi dan presentasi serta
mempercantik desain.
• Falksonomi (metoda penandaan content dimana dengan konsep ini dimunculkan kata-kata yang berkaitan dengan content tersebut).
• XML(eXtensible
Markup Language) yang digunakan untuk mendefinisikan format data.
• Teknik Aplikasi Internet
• HTML dan XHTML (eXtensible HyperText Markup Language).
• Weblog-publishing tools
• Wiki atau forum software,dll
• JavaScript untuk membuat tampilan yang dinamis,
• Teknologi penggabungan
dari JavaScript
dan XML
saat ini yang
marak disebut dengan AJAX (Asynchorous JavaScript
And XML) yang menekankan pada pengelolaan content dalam website adalah suatu teknik pemrograman berbasis web untuk menciptakan aplikasi web yang interaktif. Tujuannya adalah untuk
memindahkan sebagian besar interaksi pada komputer web surfer, melakukan pertukaran data dengan server di belakang layar, sehingga halaman web tidak harus dibaca ulang secara keseluruhan setiap kali seorang pengguna melakukan perubahan.
berinteraksi
antara user dengan sistem merupakan tujuan dibangunnya teknologi Web 2.0. Interaksi tersebut tentunya haruslah diimbangi dengan kecepatan untuk mengakses,
oleh karena itu diperlukan suatu bandwith yang cukup
untuk loading
data. Loading
data
tersebut dilakukan saat pertama kali
membuka situs,
data-data tersebut antara lain
CSS, JavaScript, dan
XML. Salah satu karakteristiknya adalah adanya dukungan pada pemrograman yang sederhana dan ide akan web service atau RSS. Ketersediaan RSS akan
menciptakan kemudahan
untuk
di-remix
oleh website lain
dengan menggunakan tampilannya masing-masing dan dukungan pemrograman yang sederhana. Adanya kemajuan inovasi pada antar-muka di sisi pengguna merupakan karakter dari Web 2.0. Dukungan
AJAX yang
menggabungkan
HTML, CSS, Javascript,
dan XML
pada Yahoo!Mail Beta dan
Gmail membuat pengguna merasakan nilai lebih dari sekedar situs penyedia
e-mail.
Kombinasi media
komunikasi seperti Instant Messenger (IM) dan Voice over IP (VoIP)
akan
semakin memperkuat karakter Web 2.0 di dalam situs tersebut.
Web 2.0
adalah generasi baru WWW (World Wide Web) mempunyai karakteristik:
• Network sebagai platform: Network (jaringan) hanya sebagai jalan data. Bukan bagian dari aplikasi yang ditawarkan. Web
2.0 menawarkan pengunaan dan pemanfaatan aplikasi hanya dengan menggunakan browser.
• Pengguna memiliki data miliknya dalam network, dan memiliki kontrol penuh atas data yang dia miliki.
• Memiliki arsitektur yang membolehkan pengguna memberikan kontribusi kedalam aplikasi. (Architecture of participation and democracy).
• Tampilan yang kaya, interaktif, dan mudah digunakan.
• Memiliki aspek jaringan sosial.
• Penggunaan dan pemanfaatan aplikasi ybs tidak mengurangi nilai aplikasi secara keseluruhan.
Dalam
pemrograman berbasis web ini, didalamnya adalah berupa script-script, baik
pemrograman client maupun pemrograman server, dengan dalam bentuk script ini
lebih mendekati atau dapat dikatakan pemrograman yang berasosiasi dengan
halaman web. Server-side scripting yang banyak dalam pemrograman web adalah
PHP, ASP dari Microsoft, JSP dari SUN, Coldfusion dan lainnya.
PHP (Hyper Processor)
Bahasa scripting yang berjalan pada sisi server.
Merupakan program yang bersifat open source.
Dapat berjalan berbagai web server baik pada platform Linux maupun windows.
SQL dan MYSQL
SQL adalah Structured Query
Language. SQL ini adalah suatu bahasa permintaan yang terstruktur. Ada juga
kita sering mendengar istilah MySQL. Mmm gimana y bahasa singkatnya, kalau
bahasa ku sendiri mengartikan SQL itu adalah bahasa permintaan yang melekat di
suatu database, kalau MySQL itu database servernya. MySQL itu DBMS (Data Base
Management System) nya dan SQL nya itu perintah yang nempel di DBMS itu.
Perintah-perintah
dalam SQL bisa disebut dengan query.
Ada
tiga sub perintah:
1.
DDL -> Data Definition Language
2.
DML -> Data Manipulation Language
3.
DCL -> Data Control Language
Ø
Data
Definition Language Ini adalah
perintah dasar untuk membangun kerangka nya database, seperti:
CREATE: Perintah ini digunakan untuk membuat. Membuat
database baru, view baru, kolom, dll.
ALTER: Perintah ini digunakan untuk
mengubah strukturnya tabel yang sudah jadi sebelumnya. Seperti mengganti nama
tabel, menambah kolom, mengubah kolom, menghapus kolom, bisa juga untuk
memberikan atribut pada kolom.
DROP: Perintah ini
digunakan untuk menghapus database dan tabel.
Ø
Data
Manipulation Language Ini adalah perintah untuk memanipulasi data dalam
database yang sudah dibuat. Perintah-perintahnya seperti:
INSERT: Perintah ini digunakan untuk
menyisipkan atau memasukan databaru ke dalam tabel.
SELECT: Perintah ini digunakan untuk
mengambil data atau menampilkan data dari suatu tabel. Data yang kita ambil
bisa kita tampilkan dalam layar prompt MySQL secara langsung atau melalui
tampilan aplikasi.
UPDATE:
Perintah ini digunakan untuk memperbarui data lama menjadi data baru.
DELETE:
Perintah ini digunakan untuk menghapus data dari table.
Perkembangan web 2.0 lebih menekankan pada perubahan cara berpikir dalam menyajikan konten dan tampilan di
dalam sebuah website. Dalam perkembangannya
Web 2.0 diaplikasikan
sebagai bentuk penyajian halaman
web yang bersifat
sebagai program
desktop pada umumnya
seperti Windows. Fungsi-fungsi pada penerapannya sudah bersifat seperti desktop, seperti drag
and drop, auto-complete, serta fungsi lainnya. Aplikasi Web 2.0
disajikan secara penuh dalam suatu web browser tanpa membutuhkan teknologi perangkat yang canggih dari sisi user. Tidak mengherankan bila suatu aplikasi (software) dapat diakses secara online tanpa harus menginstalnya terlebih
dahulu. Software tersebut
misalnya software pengolah kata (seperti MS Word) atau software pengolah angka (seperti MS Excel).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar