Rabu, 05 Maret 2014

Teknologi web 2.0



Teknologi web 2.0 (Teknologi web Dinamis) yang melibatkan PHP dan MySQL
Web merupakan salah satu fasilitas di internet. Web sendiri merupakan kumpulan dokumen-dokumen multimedia yang saling terhubung satu sama lain yang menggunakan protokol HTTP dan untuk mengaksesnya menggunakan “browser”. browser merupakan perangkat lunak untuk menampilkan halaman-halaman web dalam format HTML. contoh browser/ web browser diantaranya adalah: internet explorer, mozilla firefox, opera, safari.
secara umum web dapat dibagi menjadi 2 kategori, yaitu web dinamis dan web statis. Perbedaan keduanya dapat dilihat dari isi/ “content” jenis web tersebut. web dinamis adalah jenis web yang isinya selalu berubah-ubah/ uptodate. contoh web dinamis adalah web berita, web perdagangan (e-commerce), sedangkan web statis merupakan jenis web yang isinya tidak berubah-ubah biasanya web jenis ini dibuat menggunakan teknologi HTML yang isinya tidak dapat dirubah kecuali dengan cara merubah langsung isinya dari file aslinya (*.html).

Menurut Pressman (2010, p8) Aplikasi web yang disebut "webapps," adalah kategori perangkat lunak jaringan-sentris yang mencakup beragam aplikasi. Dalam bentuknya yang paling sederhana, webapps dapat menjadi link hypertext informatif yang menggunakan teks dan grafis yang terbatas. Namun, dengan munculnya Web 2.0, webapps berkembang menjadi lingkungan komputasi canggih yang tidak hanya menyediakan fitur stand-alone (berdiri sendiri), fungsi komputasi, dan konten kepada pengguna akhir, tetapi juga terintegrasi dengan database perusahaan dan aplikasi bisnis.

Inovasi  dalam  dunia  web  semakin  hari  kian  mengalami perkembangan   yang   berarti,   ini  dibuktikan   dengan   adanya Teknologi Web 2.0 yang dikembangkan sekitar tahun 2004. Web 2.0 dapat memberikan tampilan yang tidak lagi statis yang dibalut dengan tata letak yang artistik, informasi disampaikan secara dinamis. Konten-konten dalam web 2.0 akan lebih artistik dan menarik karena tidak hanya teks tapi berupa berkas multimedia seperti audio dan video.
Seperti yang disampaikan diatas bahwa web 2.0 merupakan web dinamis sehingga penguna tidak hanya disuapi oleh web tersebut melainkan dapat memberikan umpan balik dari konten yang disajikan. Inilah yang membedakan antara teknologi web 1.0 dengan 2.0.
Ada tiga ciri yang mencolok dari teknologi web 2.0, diantaranya adalah share, collaborate dan exploit. Di era Web 2.0 sekarang, penggunaan web untuk berbagi, pertemanan, kolaborasi menjadi sesuatu yang penting. Web 2.0 hadir seiring maraknya pengguna blog, Friendster, Myspace, Youtube dan Fickr. Jadi disini kehidupan sosial di dunia maya benar-benar terasa.
Sebenarnya belum ada definisi baku dari web 2.0, namun beberapa praktisi internet menyederhanakannya Web 2.0 adalah sebuah aplikasi berbasis web (web base) yang memungkinkan penggunanya untuk merancang dan mengatur sebuah website meskipun dengan pengalaman pemograman yang masih sangat minim.
Dari pengertian diatas dapat ditarik informasi bahwa pengguna akan dapat membuat sebuah website dengan tanpa kemampuan pemrogramman yang baik hal ini jauh berbeda dengan sistem pemrogramman yang dulu yang membutuhkan keterampilan bahasa pemrogramman yang baik yang menurut masyarakat dianggap ‘susah’.
Ada pula pihak lain yang mendefinisika web 2.0 yang cenderung menekankan pada social network atau jalinan sosial antara penggunanya seperti yang telah kita
lihat selama ini dalam dunia Blog. Hal ini sesuai dengan tiga ciri web 2.0 yang sudah disampaikan diatas.
Namun kedua definisi diatas sudah cukup untuk mengartikan bahwa yang disebut web 2.0 adalah sebuah aplikasi web base yang memungkinkan internet user untuk merancang dan membangun sebuah halaman website tanpa harus terlebih dahulu bahasa pemograman yang rumit, serta munculnya interaksi dua arah antar user dan penyedia layanan.

Web   2.0   adalah   revolusi   bisnis   di   industri   komputer   yang disebabkan  oleh penggunaan  internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah:  Membangun  aplikasi  yang  mengeksploitasi  efek jaringan  untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut
*      Sifat dari web 2.0 adalah read write
*      Teknik yang  digunakan:
        CSS (Cascading Style Sheet) untuk bahan isi dan presentasi serta mempercantik desain.
        Falksonomi (metoda penandaan content dimana dengan konsep ini dimunculkan kata-kata yang berkaitan dengan content tersebut).
        XML(eXtensible  Markup Language) yang digunakan untuk mendefinisikan format data.
     Teknik Aplikasi Internet

     HTML dan XHTML (eXtensible HyperText Markup Language).

     Weblog-publishing tools

     Wiki atau forum software,dll

     JavaScript untuk membuat tampilan yang dinamis,

        Teknologi  penggabungan  dari JavaScript  dan XML  saat ini yang  marak disebut   dengan   AJAX   (Asynchorous    JavaScript    And   XML)   yang menekankan pada pengelolaan content dalam website adalah suatu teknik pemrograman   berbasis   web   untuk   menciptakan   aplikasi   web   yang interaktif. Tujuannya adalah untuk memindahkan sebagian besar interaksi pada komputer web surfer, melakukan pertukaran data dengan server di belakang  layar, sehingga  halaman web tidak harus dibaca ulang secara keseluruhan setiap kali seorang pengguna melakukan perubahan.
*      Kemudahan
berinteraksi  antara user dengan sistem merupakan  tujuan dibangunnya teknologi Web 2.0. Interaksi tersebut tentunya haruslah diimbangi dengan kecepatan untuk mengakses,  oleh karena itu diperlukan suatu bandwith yang  cukup  untuk  loading  data.  Loading  data  tersebut  dilakukan  saat pertama   kali  membuka   situs,   data-data   tersebut   antara   lain  CSS, JavaScript, dan XML. Salah satu karakteristiknya adalah adanya dukungan pada pemrograman yang sederhana dan ide akan web service atau RSS. Ketersediaan  RSS  akan  menciptakan  kemudahan  untuk  di-remix  oleh website lain dengan menggunakan tampilannya masing-masing dan dukungan pemrograman yang sederhana. Adanya kemajuan inovasi pada antar-muka di sisi pengguna merupakan karakter dari Web 2.0. Dukungan AJAX  yang  menggabungkan   HTML,  CSS,  Javascript,   dan  XML  pada Yahoo!Mail Beta dan Gmail membuat pengguna merasakan nilai lebih dari sekedar  situs  penyedia  e-mail.  Kombinasi  media  komunikasi   seperti Instant   Messenger   (IM)   dan   Voice   over   IP   (VoIP)   akan   semakin memperkuat karakter Web 2.0 di dalam situs tersebut.
*      Karakteristik
Web 2.0 adalah generasi baru WWW (World Wide Web) mempunyai karakteristik:

   Network sebagai platform: Network (jaringan) hanya sebagai jalan data. Bukan bagian dari aplikasi yang ditawarkan. Web
2.0 menawarkan pengunaan dan pemanfaatan aplikasi hanya dengan menggunakan browser.
        Pengguna memiliki data miliknya dalam network, dan memiliki kontrol penuh atas data yang dia miliki.
        Memiliki arsitektur yang membolehkan pengguna memberikan kontribusi kedalam aplikasi. (Architecture of participation and democracy).
   Tampilan yang kaya, interaktif, dan mudah digunakan.
   Memiliki aspek jaringan sosial.
   Penggunaan dan pemanfaatan aplikasi ybs tidak mengurangi nilai aplikasi secara keseluruhan.

Dalam pemrograman berbasis web ini, didalamnya adalah berupa script-script, baik pemrograman client maupun pemrograman server, dengan dalam bentuk script ini lebih mendekati atau dapat dikatakan pemrograman yang berasosiasi dengan halaman web. Server-side scripting yang banyak dalam pemrograman web adalah PHP, ASP dari Microsoft, JSP dari SUN, Coldfusion dan lainnya.

PHP (Hyper Processor)
         Bahasa scripting yang berjalan pada sisi server.
         Merupakan program yang bersifat open source.
         Dapat berjalan berbagai web server baik pada platform Linux maupun windows.

SQL dan MYSQL

SQL adalah Structured Query Language. SQL ini adalah suatu bahasa permintaan yang terstruktur. Ada juga kita sering mendengar istilah MySQL. Mmm gimana y bahasa singkatnya, kalau bahasa ku sendiri mengartikan SQL itu adalah bahasa permintaan yang melekat di suatu database, kalau MySQL itu database servernya. MySQL itu DBMS (Data Base Management System) nya dan SQL nya itu perintah yang nempel di DBMS itu.
Perintah-perintah dalam SQL bisa disebut dengan query.
Ada tiga sub perintah:
1.              DDL -> Data Definition Language
2.              DML -> Data Manipulation Language
3.              DCL -> Data Control Language
Ø   Data Definition Language  Ini adalah perintah dasar untuk membangun kerangka nya database, seperti:
CREATE: Perintah ini digunakan untuk membuat. Membuat database baru, view baru, kolom, dll.
ALTER:    Perintah ini digunakan untuk mengubah strukturnya tabel yang sudah jadi sebelumnya. Seperti mengganti nama tabel, menambah kolom, mengubah kolom, menghapus kolom, bisa juga untuk memberikan atribut pada kolom.

DROP:       Perintah ini digunakan untuk menghapus database dan tabel.
Ø   Data Manipulation Language Ini adalah perintah untuk memanipulasi data dalam database yang sudah dibuat. Perintah-perintahnya seperti:
INSERT:    Perintah ini digunakan untuk menyisipkan atau memasukan databaru ke dalam tabel.
SELECT:    Perintah ini digunakan untuk mengambil data atau menampilkan data dari suatu tabel. Data yang kita ambil bisa kita tampilkan dalam layar prompt MySQL secara langsung atau melalui tampilan aplikasi.
UPDATE:    Perintah ini digunakan untuk memperbarui data lama menjadi data baru.
DELETE:    Perintah ini digunakan untuk menghapus data dari table.
*             Perkembangan Web  2.0
          Perkembangan  web 2.0 lebih menekankan pada perubahan cara berpikir dalam menyajikan konten dan tampilan di dalam sebuah website. Dalam perkembangannya   Web   2.0   diaplikasikan   sebagai   bentuk   penyajian halaman  web  yang  bersifat  sebagai  program  desktop  pada  umumnya seperti Windows. Fungsi-fungsi pada penerapannya sudah bersifat seperti desktop,  seperti  drag  and  drop,  auto-complete,  serta  fungsi  lainnya. Aplikasi Web 2.0 disajikan secara penuh dalam suatu web browser tanpa membutuhkan teknologi perangkat yang canggih dari sisi user. Tidak mengherankan  bila suatu aplikasi (software) dapat diakses secara online tanpa harus menginstalnya  terlebih  dahulu.  Software  tersebut  misalnya software pengolah kata (seperti MS Word) atau software pengolah angka (seperti MS Excel).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar